Friday, September 22, 2017

Jadilah Bunga Api

Bacaan: Ibrani 10:19-25
NATS: Marilah kita saling memperhatikan ..., janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita (Ibrani 10:24,25)

Akhir-akhir ini gereja mengalami penurunan jemaat. Bagi beberapa orang, pergi ke gereja merupakan ide buruk untuk menggantikan piknik di hari Minggu, meskipun hujan. Begitu banyak alasan yang dikemukakan. Banyak orang yang mengaku kristiani tetapi tidak menganggap bahwa pergi ke gereja sebagai hal yang amat penting. Mereka pikir mereka dapat menjadi seorang kristiani yang sempurna tanpa menjadi bagian dari persekutuan setempat.

Penulis Kitab Ibrani tidak setuju dengan hal ini! Pertama-tama karena kesejahteraan rohani kita bukan hanya urusan kita semata. Kita pergi ke gereja bukan hanya untuk mendapat, melainkan juga untuk memberi, untuk mendorong orang kristiani lainnya "dalam kasih dan dalam pekerjaan" (Ibrani 10:24). Jika kita tidak ke gereja, maka kita akan mendorong mereka untuk berbuat ceroboh.

Sebaliknya, jika kita hadir di gereja dengan penuh semangat, kita mendorong orang-orang percaya lain untuk mendekat kepada Kristus. Jika kita setia dalam persekutuan bersama mereka, kita akan memuliakan Tuhan, bertumbuh dalam iman, dan menjadi saksi yang teguh bagi dunia.

Iman kristiani tidak memberi ruang kepada orang yang egois. Untuk menyalakan api, Anda memerlukan lebih dari satu batubara. Anda juga membutuhkan sepercik bunga api dan udara. Mungkin Anda seorang yang rendah hati, terbuka, dan mudah terlibat serta telah dinyalakan oleh api Kristus menjadi bunga api. Jika demikian Roh Kudus, sebagai napas Allah, akan meniup bunga api itu dan menjadikan seluruh persekutuan terang benderang. -HWR

PERSEKUTUAN MEMBANGUN DAN MEMPERSATUKAN KITA

Sumber : Pdt Bambang Soebowo, GBI Eben Haezer - Jl. K.H.Wahid Hasyim no.67 - Jakarta Pusat

Popular Posts