Monday, January 20, 2020

Tidak Takut Mati

Satu keinginan setan yang tidak mungkin dia dapatkan adalah mati. Mengapa?! Karena setan adalah makhluk roh dan setan gak bisa mati. Tetapi setan sebenarnya ingin mati jika bisa. Mengapa?! Karena setan tidak ingin menderita dalam api abadi.

Jadi jika ada orang yang mengatakan tidak takut mati, sebenarnya dia itu sudah putus harapan. Dia mau mati karena dia pikir dengan mati semua selesai, sama seperti setan. Dia tidak takut mati dan bahkan ingin mati supaya terhindar dari siksa neraka.

Mengapa kau pilih mati? Mati bukan akhir. Pilihlah kehidupan dan itu hanya ada pada Yesus.  Dalam kitab Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."

Temanku, semua nabi dan guru besar hanya mengatakan inilah jalannya. Mereka tidak pernah mengatakan dirinya adalah jalannya. Hanya Yesus yang mengatakan bahwa diri-Nya adalah jalan. Dia bukan penunjuk jalan, tetapi Yesus-lah jalan. Jalan ke mana?! Jalan ke kehidupan.  Kehidupan abadi setelah kehidupan ini. 

Tangerang, 19 Jan 2020, pukul 4.50

Sunday, January 05, 2020

Yesus Ditolak

Bacaan : Markus 6 : 1 - 5, Yesus ditolak di Nazaret

Nazaret adalah tempat Yesus dibesarkan atau istilahnya kampung halaman Yesus.  Yesus dengan diikuti murid-murid-Nya pulang kampung.  Bukan untuk senang-senang, melainkan untuk memberikan pengajaran.

Yesus mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar itu takjub akan ajaran yang diberikan-Nya.  Mereka bertanya-tanya bagaimana Yesus bisa sedemikian pandai dan bagaimana Yesus bisa melakukan mukjizat-mukjizat yang selama ini mereka dengar?!!

Mereka pun mulai merendahkan Yesus karena mereka tahu Yesus adalah anak Yusuf, tukang kayu.  Mereka mengenal adik-adik Yesus.  Bagaimana mungkin seorang manusia ini mengaku Roh Allah ada di dalam dirinya?!  Mereka yang tadinya mendengar mukjizat-mukjizat yang pernah didengarnya dan mungkin ada yang mengira seseorang yang lain, bukan Yesus yang mereka kenal, akhirnya kecewa dan menolak Dia.

Yesus tidak masuk dalam kriteria mereka. Mungkin Yesus yang mereka harapkan bukanlah Yesus tukang kayu.  Yesus yang lain.  Yesus yang luar biasa.  Hanya, mereka tidak mengetahui bagaimana Yesus terjadi dan bagaimana malaikat Gabriel menjadi pemberita tentang Yesus dan bagaimana Allah memberikan nama pada Yesus.  Di dalam sejarah manusia, tidak seorang pun yang kelahiran-Nya terjadi atas Roh Kudus dan berita tentang kedatangan-Nya dan bahkan nama-Nya diberikan khusus dari Allah.  Adakah nabi atau rasul yang diberikan keistimewaan seperti itu?!!  Bahkan Nikodemus pun, seorang yang ahli agama dari kaum Farisi, mengetahui bahwa Yesus adalah seseorang yang khusus karena Allah melengkapi diri-Nya dengan segala mukjizat-Nya. (Yohanes 3 : 2)

Peristiwa penolakan Yesus di Nazaret, sampai kini pun masih terjadi.  Masih banyak orang yang tidak bisa menerima Yesus.  Apalagi klaim Yesus tentang diri-Nya.  Bukankah Yesus adalah manusia?  Bukankah Yesus mati disalib?  Jika Yesus itu Tuhan atau nabi yang ditunjuk, bagaimana mungkin Allah membiarkan Dia disalib?!

Memang Yesus bukanlah tokoh yang mereka kriteriakan.  Tetapi fakta mukjizat Yesus bukanlah hanya tercatat di satu kitab suci.  Fakta kelahiran-Nya juga tercatat dalam kitab suci lainnya.  Belum lagi fakta akan kedatangan-Nya dan tentang akan jadi-Nya Yesus sebagai Hakim Adil.

Dari fakta-fakta di atas, kita mengetahui bahwa Yesus itu benar ada.  Mukjizat-Nya bukanlah cerita isapan jempol.  Kedatangan-Nya yang kedua, suatu fakta yang tidak terbantahkan.  Jadi masih haruskah kita menunggu sampai Dia datang, sementara kedatangan-Nya nanti adalah saat Dia menghakimi kita?!

Jadi selama ada waktu dan selama kita belum ditutup untuk bertobat, maka ambillah langkah yang tepat.  Terimalah Yesus dan hiduplah di dalam-Nya.  Maka namamu akan tercatat dalam Kitab Kehidupan. 

"Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api" (Wahyu 20 : 15)

"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba (Yesus) itu. (Wahyu 21 : 27)

Lihat, Aku (Yesus) berdiri di muka pintu dan mengetok, jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. (Wahyu 3 : 20)

Tangerang, 5 Januari 2020, pukul 9:48



Menunggu Waktu Yang Baik

Bacaan : Lukas 4:1-13

Kisah pencobaan di padang gurun versi Lukas sedikit berbeda dengan Matius maupun Markus. Ada sedikit catatan yang layak disimak dalam menutup tahun 2019 ini, yaitu: "Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik" (13).

Kisah pencobaan yang dilakukan Iblis terhadap Yesus memang berakhir dengan kemenangan Yesus.

Atas tiga pencobaan yang diajukan Iblis,
-Yesus tidak pernah tergoda untuk menuruti keinginan Iblis.
-Yesus teguh pada pendiriaan-Nya.
-Ia tidak goyah.
Dan kerana itulah Iblis memilih untuk mundur.

Akan tetapi, dalam catatan Lukas, alasan Iblis mundur bukanlah kerana mengaku kalah, bukan pula kerana tahu bahwa Yesus tidak mungkin goyah, tetapi karena ia merasa waktunya memang tidak baik. Waktunya kurang tepat. Menarik bukan, Iblis tidak mengakui kekalahannya. Ia tetap merasa masih mampu mengalahkan Yesus. Ini hanya soal waktu. Oleh karena itu, Iblis menunggu waktu yang baik.

Jika demikian tindakan Iblis terhadap diri Yesus, kepada para pengikut Yesus pastilah ia akan melakukan yang sama.

Menunggu waktu yang baik tidak bererti sekedar termangu, diam, dan berpeluk tangan. Tidak.! Menunggu waktu yang baik bererti tetap waspada.

Artinya: penuh konsentrasi. Tidak lengah.

Itulah yang dikerjakan Iblis. Ia senantiasa waspada dan siaga. Ia selalu mencari tahu bila manusia lengah. Dan jika kita lengah, itulah waktu yang baik bagi dia untuk bertindak. Iblis tidak gegabah, ia cukup sabar untuk menanti saat yang tepat baginya bak singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya (1Ptr 5:8).

Itu bererti hanya ada satu jalan bagi kita, para murid Kristus abad ke-21, yaitu: kita harus lebih waspada daripada Iblis. Caranya, sebagaimana Yesus: kita harus mau hidup dan dihidupi oleh firman Allah.

Friday, January 03, 2020

Mengusir Roh Jahat

Bacaan : Markus 5 : 1 - 15 Yesus mengusir roh jahat dari orang Gerasa

Apakah ajaran kristen mengenal kerasukan?  Ya, bahkan beberapa ayat mengkonfirmasi adanya kerasukan.  Apa itu kerasukan?  Kerasukan ialah masuknya dan berdiamnya roh-roh jahat dalam diri kita.  Berapa banyak roh yang bisa diam dalam diri kita?  Ternyata cukup banyak dan bisa mencapai kira-kira 2 ribu, seperti yang tercatat dalam bacaan di atas.

Tapi hari ini saya tidak bicara soal kerasukan dan bagaimana cara roh jahat bisa memasuki diri kita. Untuk hal tersebut ada tulisan terpisah dan ada dalam situs saya.

Saya kembali pada bacaan di mana ada seseorang yang dekat pekuburan dan orang tersebut kerasukan, dia dikuasai roh-roh jahat, sehingga dia mempunyai kekuatan yang luar biasa.  Tidak ada rantai yang bisa mengikatnya dan bahkan dirinya kebal (ayat 5).  Dia tidak terkendali, dan sering berteriak-teriak.

Tetapi ketika Yesus datang, orang kerasukan itu berlari menghampiri-Nya dan menyembah-Nya.  Roh-roh yang ada di dalam tubuh orang itu gemetar dan mengira Yesus datang untuk menyiksa mereka.  (Bukti bahwa roh-roh jahat kelak akan dihukum dalam kerajaan maut)

Yesus kemudian menanyakan identitas roh tersebut dan roh-roh itu mengaku dan minta Yesus memperkenankan mereka keluar dan masuk ke dalam babi-babi di sekitar sana.  Yesus memperkenankannya dan mereka masuk ke dalam babi-babi dan babi-babi tersebut menerjunkan diri mereka.  Jumlahnya ada sekitar 2 ribu babi.

Setelah itu waraslah orang tersebut dan ingin mengikuti perjalanan Yesus, tetapi Yesus mengatakan agar dia kembali dan bersaksi atas apa yang terjadi dan bagaimana Kasih Tuhan dinyatakan.  Maka orang itu melakukannya dan mulai memberitakan di daerah Dekopolis dan semua orang heran atas apa yang telah dikerjakan Yesus. 

Sudahkah kalian memberitahukan apa yang telah Yesus kerjakan untuk kalian?!  

Tangerang, 3 Januari 2019, pukul 10.37

Wednesday, January 01, 2020

Ciptaan Baru

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. (2 Korintus 5 : 17)

Tahun 2020 baru saja kita masuki.  Banyak yang bertekad untuk mengerjakan sesuatu yang baru atau mau mengerjakan sesuatu dengan semangat yang baru dan ada juga yang ingin memulai kehidupan baru.  Hal yang wajar karena mereka melihat tahun baru dengan harapan-harapan baru dan bertekad mengubur segala yang buruk.  


Namun bagaimanakah kehidupan yang lain, yang justeru lebih penting untuk dikerjakan, suatu investasi untuk kehidupan yang kekal.  Apakah yang sudah mereka kerjakan?



Firman Tuhan mengatakan jika kita di dalam Yesus, maka kita adalah ciptaan baru.  Luar biasa!  Kita yang lama sudah tidak ada lagi.  Kita yang banyak berbuat salah, sudah diubah menjadi kita yang baru.  Artinya Tuhan sudah tidak menghitung lagi semua kesalahan atau dosa kita, seberapa pun besarnya.  Dan itu kita peroleh dengan cuma-cuma karena semua sudah ditebus oleh darah Yesus ketika Dia disalib.

Jadi menjadi ciptaan baru bukanlah hasil dari perbuatan-perbuatan baik kita.  Perbuatan baik kita tidak bisa membebaskan kita dari hukuman yang bakal kita dapatkan karena tidak seorang pun bisa hidup kudus tanpa cela sedikit pun sebab dengan satu pelanggaran saja, semua yang kita kerjakan jadi sia-sia.

Karenanya hanya Yesus yang bisa menjadikan kita sebagai ciptaan baru.  Mengapa harus kau buang hidupmu kini untuk menjadi sia-sia.  Datang dan terimalah Yesus dalam kehidupanmu dan engkau akan menjadi ciptaan baru dan namamu tercatat dalam Kitab Kehidupan yang merupakan jaminan bagimu untuk hidup kekal dalam kebahagiaan.

Tangerang, 1 Januari 2020, pukul 5.54

Popular Posts