Showing posts with label sombong. Show all posts
Showing posts with label sombong. Show all posts

Monday, May 12, 2008

Menghancurkan Benteng Musuh

Menghancurkan Benteng Musuh
Possessing the Gates of the Enemy
oleh Cindy Jacobs
disarikan oleh Deny S Pamudji

Dalam peperangannya melawan rencana Allah, Setan membuat benteng-benteng tempat mereka berkubu. Benteng-benteng ini harus kita hancurkan apabila kita ingin Kerajaan Allah makin berkembang luas.

1. Benteng Pribadi
Sesuatu yang dibangun Setan untuk mempengaruhi hidup pribadi seseorang seperti dosa pribadi, pikiran, perasaan dan pola tingkah laku. Kesombongan atau tindakan mementingkan diri sendiri merupakan lobang pada baju zirah (Ef 6:13-18). Kesombongan orang-orang beriman merupakan halangan bagi Allah untuk bekerja dengan penuh kuasa di kota kita. Dengan kerendahan hati, pertobatan, dan kekudusan maka benteng ini dapat dirobohkan.

2. Benteng Pikiran
Sebuah pikiran yang dipenuhi dengan keputusasaan yang menyebabkan orang percaya bahwa sesuatu tidak dapat diubahkan (jelas ini bertentangan dengan kehendak atau kuasa Allah). Keyakinan bahwa segala sesuatu mungkin bagi kita (dengan Kuasa Allah) akan dapat merobohkan benteng tersebut.

3. Benteng Ideologi
Banyak pandangan duniawi (dari tokoh-tokoh dunia) yang mempengaruhi kebudayaan dan pemikiran masyarakat. Ideologi Marxisme, komunisme adalah contoh ekstrim. Merobohkan benteng ini dapat dilakukan dengan doa syafaat karena dibelakang ideologi tersebut ada suatu kuasa kegelapan yang menganggap Allah itu sudah mati atau manusia adalah Tuhan.

4. Benteng Okultisme
Ilmu gaib, mantera, santet, jimat, ajaran Zaman Baru, meditasi transendal, Raja Yoga, dan horoskop merupakan benteng okultisme. Beriman teguh, hati yang kudus, dan doa syafaat merupakan cara merobohkan benteng ini.

5. Benteng Sosial
Tekanan atas sebuah kota berupa ketidakadilan sosial, rasialisme (apartheid), dan kemiskinan yang menyebabkan orang-orang beriman menganggap Allah tidak memperhatikan kebutuhan mereka. Cara menghancurkan benteng ini ialah dengan memberi kepada yang papa, menyediakan tempat tinggal bagi yang tidak mempunyai rumah, mendamaikan ras-ras, dan memperkecil jurang pemisah antara si miskin dan si kaya.

6. Benteng antara Kota & Gereja
Keretakan yang ditimbulkan Setan antara kota dan gereja sehingga gereja menganggap pemerintah kota sebagai musuh atau penghalang sebaliknya pemerintah kota menganggap gereja sebagai sesuatu yang negatif atau tidak membawa faedah bagi masyarakat. Untuk merobohkan benteng ini gereja hendaknya menjalin hubungan baik dengan pemerintah kota antara lain dengan aktif berperan dalam kegiatan sosial di masyarakat seperti menyelenggarakan pelayanan kesehatan atau pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu, mendirikan pusat pelayanan bimbingan masyarakat dlsb. Pada pokoknya sesuatu yang tidak hanya mensejahterakan intern (membangun iman umat Kristen) tetapi juga ekstern (berfaedah masyarakat luas)

7. Benteng Setan
Suatu tempat berdiam Setan seperti tempat berhala yang sangat terkenal, pohon angker, makam keramat, dll. Suatu lokasi yang mempunyai benteng Setan akan mengalami tekanan yang hebat seperti depresi, kebodohan rohani dan kriminalitas tinggi yang berakibat Injil susah diterima di daerah tersebut. Penghancurannya ialah dengan doa syafaat peperangan yang intensif (terus menerus dan teratur).

8. Benteng Aliran
Mungkin merupakan benteng yang paling berhasil diciptakan Setan. Setan mengadu domba antar denominasi dan bahkan menciptakan ajaran sesat seperti Children of God, Ranting Daud (David Coresh), Saksi Yehova, dlsb. Merobohkan benteng ini tidaklah mudah karena masing-masing pemimpin suatu denominasi menganggap dirinya benar dan tidak mau mengalah.

Mengapa para pemimpin tidak mau bersatu?
a. Kesombongan di bidang doktrin
b. Takut ditolak oleh denominasi lain
c. Penyembahan berhala (gereja setan)
d. Takut kehilangan anggota
e. Takut dikucilkan
f. Terlalu letih untuk memenuhi pelayanan lain

Adapun sikap membuka diri; menganggap denominasi lain merupakan anggota tubuh Kristus; saling memberi dan menerima akan dapat memperkecil jurang perbedaan dan akhirnya mencapai Gereja yang Esa yang merupakan mempelai wanita yang elok bagi Kristus.

9. Benteng Kesalahan
Kesalahan yang dibuat oleh nenek moyang kita sehingga penyembahan setan masuk dalam kebudayaan. (Misalnya menyediakan sesajen tiap malam Jum'at, menanam kepala kerbau untuk memulai suatu pembangunan, dll). Hal ini bisa mengakibatkan timbulnya kutuk atas suatu bangsa. Untuk merobohkan benteng ini diperlukan pengakuan dosa atas kesalahan yang ada seperti yang dilakukan oleh Daniel (Dan 9:5) dan Nehemia (Neh 1:16) yang berdoa pada Tuhan dengan mengakui dosa bangsa dan nenek moyang mereka. Dengan demikian niscaya segala kutuk dapat lenyap dan berkat kembali melimpah.

Catatan : Negara kita banyak dipengaruhi oleh sempalan berbagai agama seperti agama Buddha, Hindu, Kristen, Islam dan bahkan aliran kepercayaan/kebatinan yang berakibat banyaknya variasi untuk benteng okultisme & benteng setan serta benteng kesalahan sehingga diperlukan kewaspadaan yang tinggi agar ajaran Kristen yang kita anut atau yakini terbebas dari pengaruh tersebut. Untuk itulah perlu adanya pemahaman ajaran Kristus secara benar.

Doa Syafaat Untuk Pendeta

Doa Syafaat untuk Pendeta
Prayer Shield

oleh C Peter Wagner
disarikan oleh Deny S Pamudji

Doa syafaat (intercessory prayer) merupakan doa yang dipanjatkan untuk kepentingan orang lain. Sesuai dengan asal katanya (bahasa Latin) inter yang berarti antara dan cedere yang berarti pergi, maka inter-cessory (syafaat) berarti pergi atau berdiri di antara dua pihak atau dengan kata lain berdiri di antara Allah dan pihak lain (orang yang didoakan).

E.M. Bounds dalam bukunya Kuasa Melalui Doa (Power through Prayer) dan Senjata Doa (The Weapons of Prayer) menyatakan pengkotbah memerlukan doa lebih daripada paru-paru memerlukan udara dan pengkotbah harus berdoa serta pengkotbah harus didoakan. Billy Graham dari Campus Crusade yakin banyak orang yang berdoa untuknya dan mengatakan tanpa mereka (pendoa syafaat) tidak mungkin dia dapat bertahan dalam penginjilan.

Salah satu contoh doa syafaat dapat dibaca lengkap di kitab 1 Samuel 7:2-14. Sewaktu orang Filistin mendatangi orang Israel, maka ketakutanlah orang Israel dan berkata pada Samuel, "Janganlah berhenti berseru pada Tuhan, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin." Dan ketika Samuel berseru pada Tuhan, maka Tuhan menjawab dia. Tuhan mengirimkan guntur atas orang Filistin dan mengacaukan mereka. Orang Israel pun memukul mereka kalah. Tuhan Yesus juga merupakan pendoa syafaat yang paling luar biasa (par excellence). Doa Tuhan Yesus untuk murid-murid-Nya dapat dibaca di Yohanes pasal 7.

Empat Jenis Syafaat
1. Syafaat Umum
Syafaat untuk memenuhi permohonan doa orang banyak. Syafaat ini memerlukan daftar doa dan dapat memakan waktu berjam-jam dalam berdoa. Contoh : Doa syafaat untuk umat gereja.

2. Syafaat Krisis
Syafaat dilakukan pada saat-saat dan sasaran tertentu yang bisa untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Contoh : Doa untuk KKR tahun 1996.

3. Syafaat Pribadi
Syafaat yang dilakukan secara teratur dan intensif untuk orang-orang tertentu. Contoh : Doa untuk pendeta.

4. Syafaat Peperangan
Syafaat untuk merobohkan benteng-benteng pertahanan Setan (bersifat teritorial). Syafaat ini berisiko fatal dan hanya orang-orang yang terpanggil yang dapat melakukannya. Contoh : Doa untuk kota Jakarta.

Mengapa pendeta perlu didoakan?
Semua orang perlu didoakan, namun para pendeta perlu diprioritaskan karena posisinya yang strategis merupakan sasaran utama peperangan Setan. John Vaughan dari International Mega Church Research Centre dan Southwest Baptist University dalam penerbangannya dari Detroit ke Boston memperhatikan orang yang duduk dihadapannya menundukkan kepala dan menggerakkan bibirnya seperti berdoa. Setelah selesai, John bertanya, "Saudara Kristen ?" Orang tersebut tidak mengetahui bahwa John seorang gembala dan menjawab, "Oh, bukan. Saudara salah duga. Saya bukan Kristen, tetapi saya pengikut setan!" John bertanya apa yang didoakannya sebagai pengikut setan. Orang itu bertanya,"Saudara ingin tahu?" Dan ketika John mengiakan, pengikut setan itu menjawab,"Perhatian utama saya terarah pada kejatuhan para pendeta Kristen dan keluarga mereka yang tinggal di New England." Bayangkan jika pengikut setan setiap hari berdoa (mengutuk) pendeta, maka umat Kristen pun perlu juga berdoa untuk pendeta mereka agar tidak dikalahkan setan.

Beberapa alasan mengapa pendeta perlu didoakan
1. Pendeta mempunyai tanggung jawab yang lebih banyak.
Dalam Yakobus 3:1 tertulis Saudara-saudaraku, janganlah banyak di antara kamu mau menjadi guru, sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.

2. Pendeta lebih rawan terhadap pencobaan.
Semakin tinggi Saudara memanjat tangga kepemimpinan Kristen, semakin tinggi pula tempat Saudara dalam target Iblis.

3. Pendeta lebih diincar dalam peperangan rohani.
Beberapa tahun terakhir ini para pengikut setan, penyihir, dukun, dan hamba-hamba kegelapan mempunyai kesepakatan untuk berdoa kepada Setan agar menghancurkan perkawinan para pendeta dan pemimpin Kristen.

Mengapa pendeta Saudara tidak meminta Saudara berdoa untuknya?
C. Peter Wagner menjelaskan ada lima alasan mengapa hal tersebut terjadi :
1. Kelalaian
Para pendeta tidak melihat pentingnya doa syafaat dan bahkan mungkin menganggap hal tersebut tidak Alkitabiah.

2. Individualisme
Para pendeta menganggap dirinya sudah cukup mandiri dan kuat.

3. Ketakutan
Para pendeta takut menyatakan kelemahan mereka pada pendoa syafaat.

4. Kesombongan Rohani
Para pendeta menganggap dirinya lebih pandai, dan lebih suci daripada para pendoa syafaat. Mereka menganggap doa mereka lebih ditanggapi daripada doa pendoa syafaat.

5. Sikap Rendah Hati yang Salah
Pendeta menganggap dirinya sama dengan yang lain dan merasa tidak layak untuk didoakan para pendoa syafaat. Mereka berpikir daripada menerima doa syafaat lebih baik para pendoa syafaat didorong untuk saling mendoakan satu sama lain.

Sosok ideal seorang pendoa syafaat
Seorang pendoa syafaat yang ideal harus memiliki kriteria sebagai berikut : 1. Mempunyai karunia doa syafaat; 2. Mempunyai hubungan yang erat dengan Allah; 3. Mendengarkan perkataan Allah; 4. Berwatak tenang ; 5. Dapat berkomunikasi secara terbuka; 6. Dapat menjaga rahasia dan 7. Tidak sombong rohani

Kesimpulan : Pada saat menjelang akhir zaman, Iblis berusaha meningkatkan jumlah pengikut mereka. Tujuan utamanya ialah membuat orang tidak percaya pada Kristus Sang Penebus dan pada Allah yang Kasih. Pendeta (dalam hal ini semua orang yang bersaksi tentang Kristus) adalah musuh besar Setan karena melalui mereka Injil diberitakan. Oleh sebab itu kita perlu mendoakan pendeta kita agar mereka tidak jatuh dalam perangkap Setan.


Popular Posts